Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi

REPORTED BY: Insan Praditya

Agung Laksono nilai dukungan Soetrisno Bachir dongkrak suara Jokowi Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono menilai apabila Soetrisno Bachir ke kubu Jokowi-Ma'ruf akan menambah dukungan dan elekteblitas suara pada pilpres 2019 mendatang. Hal itu mengingat Soetrisno adalah mantan ketua umum dari Partai Amanat Nasional.

"Setiap dukungan tentu akan menambah, apalagi dukungan seorang tokoh. Beliau ada bekas ketua umum partai. Dan beliau juga selama ini tindak tanduk dan sikapnya memang jelas memberikan dukungan kepada Pak Jokowi. Jadi saya lihat itu sebagai memformalkan saja," ujarnya di gedung Dewan Harian 45, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa Soetrisno pasti mempunyai basis pendukung dan suara ketika menjadi ketua umum di PAN, sehingga dapat mencuri suara PAN pada pemilu dan pilpres 2019.

"Mungkin (bisa mencuri suara PAN), karena setiap tokoh punya pendukung, tiap tokoh punya fans sendiri. Saya kira wajar seperti itu," jelasnya.

Sebelumnya, Soetrisno hadir dalam acara peluncuran buku 'Arus Baru Ekonomi Indonesia' karya Ma'ruf Amin selaku Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN).

Dia bahkan turut memberikan testimoni kepada peluncuran buku tersebut, diduga kedatangannya oleh sejumlah berkaitan dengan konsolidasi politik ke kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Mudah-mudahan pemikiran Pak Kiai sejalan dengan KEIN, yang menunjukkan Indonesia Emas 2045 tercapai jika terjadi arus baru. Arus baru yang dimaksud tadi kitanya sendiri dari umat Islam, yang jumlahnya mayoritas, bisa berperan aktif. Insyaallah dengan ridho Allah SWT, pemikiran Pak KH Ma'ruf bisa dijalankan," ujar Soetrisno, Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Wartawan tewas naik 14 persen di sepanjang 2018
Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Bangladesh belajar program keluarga harapan ke Indonesia
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Fetching news ...